RSS

Potong Rambut

03 Apr

Hal yang tidak saya suka saat potong rambut adalah ketika tukang cukurnya sering bertanya apakah sudah cukup pendek rambutnya sambil memegang cermin di belakang. Dengan harus membuka kaca mata ketika rambut dipotong, tentu saja saya saya tidak bisa melihat seberapa pendek rambut belakang saya. Sebenarnya bisa saja saya bolak-balik mengambil kaca mata dari dalam saku baju. Tetapi dengan ‘mantel’ penuh rambut yang dipakai, biasanya saya cukup malas untuk mengambil kaca mata dan bilang “cukup”. Atau, kalau lagi jadi orang yang “sok”, saya akan pura-pura melihat, sedikit menoleh ke kiri kanan, dan bilang “kurang pendek sedikit lagi” sambil menunjuk belakang rambut (opsi ini beresiko menahan malu selama 1-2 minggu).

Orang yang memakai kaca mata, akan sulit melihat cermin yang tukang cukur pegang di belakang kepalanya. Misalkan jarak antara cermin belakang ke kepala pasien adalah 30 cm. Jarak antara kepala pelanggan dengan cermin depannya adalah 1 meter. Maka pelanggan seolah-olah akan melihat rambut belakangnya sejauh 2,6 meter di depannya. Dengan rumus fisika yang saya pelajari di SMA, maka orang yang memiliki minus 1/4 1/2 saja agak kesulitan untuk melihat jelas karena jarak pandang terjauhnya hanya 2,5 2 meter. Mungkin bagi yang di bawah minus 1 masih bisa melihat meskipun tidak begitu jelas. Tapi bagi orang yang di atas minus 1, seperti saya, agak sulit untuk melihat jelas cermin itu.Sayangnya cermin itu bukan Snellen Chart yang bisa dengan mudah ditebak huruf pertamanya E.

Snellen Chart

Snellen Chart (sumber: http://wikipedia.org)

 
3 Comments

Posted by on April 3, 2012 in Pengalaman Pribadi

 

3 responses to “Potong Rambut

  1. Unggul

    April 3, 2012 at 11:04 pm

    1 + 1 + 0.3 = 2.3 van, bukan 2.6๐Ÿ˜›

    dan lagi, minus 1/4 itu jarak fokus maksimal lensa matanya 4 m, minus 1 jarak fokus maksimal lensa matanya 1 m๐Ÿ˜€.

     
    • Ivan

      April 4, 2012 at 10:32 am

      Ampun, kk peserta olimpiade matematika… salah rumus. Pantes ujian fisika saya ga bisa 100. :-p
      Dibenerin, deh.

      Kalau yang 2,6 kan jarak yang 0,3 juga dipantulkan jadi ditambah 0,3 lagi.

       
  2. Jaka

    July 17, 2012 at 1:33 pm

    waduhhh kagak paham kalo itung”an.. hehehe

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: