Pada suatu hari seorang anak kelas 1 SD sedang berbicara dengan ayahnya:
Anak : Yah, sex itu apa, sih?
Sang Ayah berpikir sesaat mencari kata-kata yang tepat untuk memberi tahu kepada anaknya tentang sex itu apa. Ia bingung bagaimana menceritakan tentang sex pada anak kecil. Akhirnya, dia menjawab dengan menceritakan bagaimana adanya sel sperma dan sel telur yang bertemu dan akhirnya menjadi sebuah makhluk hidup. Ia juga menceritakan bagaimana benang sari menyerbuki putik. Selain itu, ia juga menceritakan juga tentang bagaimana ia berkenalan dengan istrinya (mama anak itu) dan bagaimana ia jatuh cinta dan akhirnya menikah.
Tiba-tiba si anak menangis…
Ayah : (Keheranan…) Kenapa kamu menangis?
Anak : Jawaban ayah kepanjangan. Gimana cara nulisnya? Kertasnya kan nggak cukup.
Setelah itu si anak menyodorkan kertas. Ternyata kertas itu merupakan formulir bahasa Inggris yang berisi:
NAME :
SCHOOL :
CLASS :
SEX :
(Rama Royani, contoh paradigma yang berbeda)
yuamar
June 30, 2008 at 11:42 am
Hahaha…
lucu..lucu..
Emang qt hrs ngerti keadaan dulu, jgn langsung nyerocos ga berhenti-berhenti..
ghe2
June 30, 2008 at 10:58 pm
Berarti ngga salah kan kalo gw sering minta penjelasan sedetil2nya, baru ngejawab pertanyaan?!
Kadang bukan karena ngga ngerti, tapi karena takut salah paham
huh..*
*cuma mo bilang : gw ngga selemot apa kata orang
TooMs
July 1, 2008 at 5:56 pm
gila y anak zaman sekarang,, masih kls 1 SD dah nanya artinya sex,, hehe.,.
tp emang arti sebenernya dari sex tu ya alat kelamin,, itu mah si bapaknya aja yang otaknya terlalu ‘dewasa’
mestinya si bapaknya itu nanya dulu :
”tahu darimana, nak?”
Ivan
July 7, 2008 at 8:37 pm
@Yuma :
Tapi emang kalau ngedenger kata “sex” jarang banget yang langsung mikir itu jenis kelamin
@Gege :
.
Iya deh, nggak lemot. Cuma ‘sedikit’
@Tommy :
Udah beda zaman, Tom. Bahkan sekarang anak TK udah belajar B. Inggris.
Victor Reynaldi
December 30, 2011 at 5:18 pm
hahaha, lucu sekali ^_^