Ini poster-poster yang dipakai di kampanye ini..
Yang pertama buatan Austin..

Yang kedua buatan saya atas ide dari Kak Ivan Kurniawan. Lucu,kan
. Btw, waktu ngeprintnya diketawain sama mas-mas di Tirta Anugrah. hehe… Udah kaya caleg aja..

hmif 7:12 pm
Ini poster-poster yang dipakai di kampanye ini..
Yang pertama buatan Austin..

Yang kedua buatan saya atas ide dari Kak Ivan Kurniawan. Lucu,kan
. Btw, waktu ngeprintnya diketawain sama mas-mas di Tirta Anugrah. hehe… Udah kaya caleg aja..

Uncategorized 7:01 pm
Berikut ini testimonial dari orang-orang.. Kalo mau nambahin silahkan…
***
“Kesan pertama, lihatlah wajah yang ramah dan penuh senyuman. Kenali dia lebih dalam. Maka temukan komitmen, dedikasi, dan integritas. Selalu terbuka terhadap perubahan dan pembawa mimpi yang dapat mencerahkan langit di bumi HMIF”
(Ginar Santika – Inay IF’05)
“Ivan itu punya integritas, empati, kemampuan analisis, visi, kemampuan memotivasi, dan tanggung jawab. Sifatnya low profile, jujur (kecuali hobinya ngaku2 ganteng
, jarang boong ), mampu melihat titik cerah dari sebuah masalah. Complete skills a leader may have!”
(Restya Winda Astari IF’06)
“Ivan orangnya santai, asik, ramah, dan murah senyum. Pesannya kalo udah jadi kahim jangan ragu ambil keputusan dan jangan lupa juga penilaian baik-buruk yang berasal dari orang lain”
(Ginanjar FM IF’07)
“Ivan memiliki integritas dan figuritas yang tinggi. Dengan latar belakang sebagai PSDA, pemahamannya akan kaderisasi tidak diragukan. Kemampuan argumen dan analitisnya sangat baik.”
(Fahmi Mumtaz, IF06, Kadivkel HMIF 2008/2009)
“Kita semua ingin HMIF adalah tempat yang menyenangkan, bukan tempat yang melelahkan, kita semua ingin HMIF adalah himpunan yang menguntungkan anggotannya di bidang sosial dan akademik, kita semua ingin HMIF adalah tempat untuk saling berbagi, kita ingin HMIF adalah tempat tumbuh dan bekembang anggotanya, kita semua ingin HMIF yang luar biasa! Saya melihat , sosok yang tepat untuk merealisasikan itu semua yaitu Ivan, konsep yang dibawa Ivan untuk masa depan HMIF, membuka harapan dan keyakinan di hati untuk mencapai itu semua. Oleh karena itu, saya mendukung Ivan untuk maju menjadi Kahim for better HMIF!”
(Neo Enriko, IF07, Divisi PSDA HMIF)
“Kang Ivan, orang biasa yang punya mimpi-mimpi luar biasa. Sosok yang penuh semangat, peduli dengan sekitarnya, dan berpikir kritis. Seorang kadiv yang kenal dan dekat dengan anggotanya”
(M Pasca Nugraha, IF 07, Divisi PSDA HMIF)
“Ivan dalah pria bertanggung jawab yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik di PSDA. Orangnya juga santun, ramah, dan memiliki integritas tinggi. Ia cocok menjadi pemimpin baik organisasi maupun rumah tangga :p ”
(Obbie Hadrian, IF06, Kepala BRT HMIF 2008/2009)
“Ivan tuh berdedikasi dan bisa menjaga komitmen. Meskipun terkadang tampak bimbang mengambil keputusan, dia mampu merangkul berbagai elemen sehingga keputusannya dapat dibilang keputusan terbaik. Tambahan 1 lagi, Ivan udah memiliki gambaran jelas istri di masa depan. haha”
(Austin Dini, IF 06, Kadiv PM HMIF 2008/2009)
“Tipikal pemimpin yang menyatukan pendapat daripada otoriter, tapi terkadang suka lama untuk mengambil keputusan. Gak bisa multitasking. Sering dibully,. Ivan tuh suka rela berkorban.. Berpendapat berdasarkan analisis .”
(Risa Astari Dewi, IF 06, PSDA HMIF)
hmif 6:43 pm
Hari yang dingin dengan tingkat mengantuk maksimal… pascadeadline. Dalam usaha mencari motivasi mengawali hari, saya memutar playlist mp3. Saya masih cukup mengantuk ketika mendengarkan sebuah lagu if-then berikut
if (we_all_stand_together_this_one_time())
then {
no_one_will_get_left_behind();
stand_up_for_life();
stand_up_for_love();
}/*“Stand Up For Love” (Destiny Child) 2005 World Children’s Day Anthem.*/
Saya perlahan teringat bahwa sangat sedikit waktu yang saya luangkan untuk people-who-left-behind, bahkan untuk sekedar memikirkan permasalahan mereka. Padahal, saya masih ingat akan spanduk bertuliskan “Selamat Datang Putra-Putri Terbaik Bangsa” yang terbentang di gerbang kampus ITB ketika saya, untuk pertama kalinya, menjadi mahasiswa.
Benarkah saya adalah bagian dari putra-putri terbaik bangsa? Atau saya hanyalah orang biasa yang berada di antara putra-putri terbaik bangsa? Atau frasa “putra-putri terbaik bangsa” itu hanya klaim internal kampus dan bukan klaim dari masyarakat?
Ada sekitar 2.400 anak di Indonesia meninggal setiap hari termasuk yang meninggal karena sebab-sebab yang seharusnya dapat dicegah. Penyebab terbanyaknya adalah penyakit, didominasi oleh infeksi, demam berdarah, TBC, dan diare juga malnutrisi. Apa yang bisa saya lakukan sebagai bagian putra-putri terbaik bangsa?
Kembali teringat ke lagu if-then tadi… kita dapat membantu people-who-left-behind ketika kita berdiri bersama dalam satu waktu. Ketika saya sendiri mungkin saya tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi, ketika saya menemukan ada orang-orang yang ingin berdiri bersama saya saya yakin bisa melakukan lebih banyak hal.
Bayangkan kita bersama membantu pemerintah membuat sistem informasi kependudukan…
atau bayangkan kita bersama mengajar anak-anak agar mereka dapat meningkatkan taraf hidup mereka…
Karena bukan kita yang berhak menyatakan bahwa kita adalah putra-putri terbaik bangsa.
There are people dying if we care enough for the living. Make a better place for you and for me
***
Artikel ini dipublish di buletin III hearing Cakahim… Makasih buat seseorang yang udah ngebuat bareng artikelnya.
Uncategorized 6:18 pm

Secara umum, hanya dilakukan sedikit perubahan struktur di top level management dari kepengurusan tahun lalu.
Saya akan mengoptimalisasi struktur kan kegiatan dari kepengurusan yang sekarang.
Perubahan yang terlihat jelas adalah munculnya Wakil Ketua I dan II menggantikan Sekjen Internal dan Sekjen Eksternal. Fungsi dari masing-masing adalah:
1. Wakil Ketua I bertugas membantu ketua di bidang sumber daya manusia himpunan (seperti sekjen internal dari kepengurusan tahun lalu), ditambah pengawas penerapan kaderisasi informal di tiap-tiap divisi-biro. Selain itu, Wakil Ketua I bertugas membantu ketua menjadi supervisi di kegiatan-kegiatan Biro Rumah Tangga, Divisi PSDA, Divisi Kekeluargaan, dan Divisi Keprofesian.
2. Wakil Ketua II bertugas membantu kedua di bidang pengonsepan hubungan HMIF dengan entitas luar (seperti sekjen eksternal kepengurusan tahun lalu). Selain itu, Wakil Ketua II juga membantu ketua di bidang ekonomi yang berhubungan dengan entitas luar. Wakil Ketua II juga bertugas membantu ketua menjadi supervisi di kegiatan-kegiatan Biro Ekonomi, Divisi Media, Divisi Pengabdian Masyarakat, dan Divisi Hubungan Luar.
Apa yang mendasari pembagian divisi-biro tersebut tersebut?
Pembagian divisi-biro yang dilakukan supervisi oleh Wakil Ketua, banyaknya sumber daya di divisi-divisi, entitas kegiatan di divisi-divisi, dan mempertimbangkan objek dari divisi (dalam-luar). Yang akan ditekankan di sini adalah pembagian tersebut tidak merupakan batasan divisi untuk saling koordinasi.
Mengapa tidak memakai struktur departemen di atas divisi?
Hal ini dilakukan agar Ketua Divisi bisa lebih langsung berkoordinasi dengan Kahim.
Setiap DE adalah pemimpin HMIF
Namun, Kahim sendiri bukanlah orang super yang bisa mengawasi keseluruhan divisi. Oleh karena itu, ditunjuk wakil-wakil yang membantu kahim untuk supervisi kinerja setiap divisi.
Perbedaan dan Perubahan
Perbedaan dan perubahan dari kepengurusan tahun lalu untuk optimalisasi dari kepengurusan sekarang :
1. Biro Ekonomi masih menjalankan fungsi seperti tahun lalu, yaitu di sektor ekonomi, biro ekonomi sebagai peran strategis pencari dana. Marketing proyek yang dilakukan sekarang ditambahkan menumbuhkan “brand” HMIF seperti pembuatan brosur penawaran proyek, dan lain-lain. Untuk kegiatan yang berhubungan dengan penjualan, lebih mengutamakan bidang ekonomi yang berorientasi profit dan lebih diutamakan ke luar HMIF (luar di sini berarti yang tidak berhubungan dengan HMIF sebagai organisasi), seperti lab-lab, himpunan lain, anggota HMIF yang melakukan kerja sama di luar keorganisasian HMIF, dan lain-lain.
2. Biro Rumah Tangga masih menjalankan fungsi seperti tahun lalu dan masih akan menekankan agar BRT tidak terkesan sebagai penjaga sekre saja. Fungsi BRT kali ini akan ditambah penjualan yang bersifat pelayanan ke anggota HMIF yang tidak berorientasi profit dan bersifat pelayanan. Seperti suvenir himpunan, kaos sepakbola, dll.
3. PSDA masih menjalankan fungsi di bidang kaderisasi, kemahasiswaan, softskil, dan akademis. Namun, harapannya di kepengurusan kali ini sudah mendapatkan bentuk dari step-step kaderisasi formal yang akan dilakukan untuk anggota HMIF yang bisa dipakai sampai beberapa kepengurusan ke depan.
4. Divisi kekeluargaan. Ada optimalisasi dan efisiensi proker di Divisi Kekeluargaan. Selain itu, inginnya beberapa acara disisipi oleh esensi-esensi lain seperti pengabdian masyarakat.
5. Divisi Pengabdian Masyarakat: Inginnya sense Pengabdian Masyarakat lebih mengena ke banyak orang. Pengabdian masyarakat di sini juga melibatkan bidang keprofesian dan bukan keprofesian. Masalah pewacanaan ke dalam kepantiaan dan himpunan juga ingin ditekankan lagi. Selain itu, diharapkan tetap melanjutkan apa-apa yang telah dilakukan rutin tahun lalu serperti bina ekskul, dll.
6. Divisi Media : Yang dilakukan divisi media kepengurusan kemarin sudahlah bagus, namun yang perlu dilakukan adalah follow up dari kegiatan tersebut, seperti portal HMIF, update HMIF Inside, dll. Selain itu, Divmed sendiri diharapkan lebih berperan dalam memberikan update informasi ke massa HMIF, seperti optimalisasi mading atau facebook.
7. Sibulu: Yang dilakukan di kepengurusan kemarin telah baik. HMIF telah berkontribusi besar ke KM ITB. Hal tersebut haruslah dipertahankan. Selain itu, untuk tahun ini harus dilakukan follow up dari kegiatan temu alumni Arkavidia. Optimalisasi AIB, nilai apa saja yang bisa kita ambil dari sana. Kontribusi lebih ke Keluarga Mahasiswa jika kebutuhan dan kewajiban himpunan telah terpenuhi.
8. Divisi Keprofesian : apa yang sudah dilakukan sudah luar biasa yang terlihat dengan banyaknya proyek. Untuk internalisasi akan lebih ditekankan, agar proyek tidak dapat hanya dilakukan oleh beberapa orang saja. .Selain itu, mencoba untuk membangkitkan kembali riset dan inovasi, yaitu dalam hal pengembangan yang bukan berbasiskan proyek. Inginnya banyak yang terlibat di sini. Perbanyak training-training internal yang dilakukan sesuai kebutuhan-kebutuhan tiap angkatan yang telah dianalisis sebelumnya. Seminar ke luar dapat dilakukan dengan kerja sama dengan divisi lain. Selain itu, pengadaan lomba desain software yang berbasiskan pengabdian masyarkat dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan divisi lain.
Bagaimana menghilangkan pengkotak-kotakan divisi?
Untuk lebih meningkatkan kerjasama divisi-biro dan penghilangan terkotak-kotaknya divisi-biro, kepengurusan ini akan dioptimalkan dan diperbanyak beberapa proker yang sifatnya kolaborasi. Diharapkan divisi-biro saling bekerja sama dalam melakukan program kerja dengan kepanitiaan gabungan. Contoh-contohnya seperti: gerak jalan himpunan yang diiringi kampanye open source atau pengambilan sampah di jalan.
Dimana porsi Arkavidia?
Kepengurusan tahun lalu menginisiasi sebuah acara besar keprofesian yang diharapkan dapat rutin dilaksanakan per tahun. Untuk sekarang, masih menunggu eksekusi dari Arkavidia untuk diambil evaluasinya.
Kita tidak mengetahui amalan mana yang akan diterima di sisi-Nya kelak. Do more, Achieve More!
hmif 5:53 pm
Dear pembaca setia
,
Mungkin banyak yang bingung dengan 2 postingan terakhir. Kok isinya berat bgt..
Yup, soalnya blog ini sedang dipakai untuk media kampanye pemilihan Caka-HMIF…
Mungkin bagi pembaca yang non-IF rada-rada roaming.
Hoho.. maaf,y..
Dalam beberapa hari ke depan blog akan kembali normal kok..
Do’akan diberikan yang terbaik,y..
Doa’kan juga supaya HMIF menjadi lebih baik di tangan siapa pun orangnya..
Makasih banyak..